Pare atau nama latinnya Momordoca charabtio adalah salah satu jenis tanaman sayur.rasa buahnya pahit. Namun dibalik itu semua pare menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan. Walaupun begitu, pemanfaatan pare sebagai bahan pangan kaya khasiat belum optimal.
Pare banyak sekali tumbuh didaerah tropis. Dan tumbuh baik di dataran rendah. Pare juga dapat ditemukan tumbuh liar ditanah terlantar dan tegalan. Sebagian besar orang pun membudidayakan tau menanam pare dipekarangan. Pare biasanya ditanam dengan cara dirambatkan dipagar.
Tanaman pare tidak memerlukan banyak sinar matahari, sehingga dapat tumbuh didaerah atau tempat-tempat agak terlindung. Cara erawatan tanaman pare tidaklah sulit, hanya dengan membuatkan tempat untuk menjulurkan tanaman tersebut. Selain itu, pemupukan yang tepat sangat dianjurkan untuk mendapatkan kualitas buah yang bagus.
Menurut para peneliti, komosisi pare sangatlah beragam. Rasa pahit pare merupakan karakter khasnya. Rasa pahit itu disebabkan karena dalam pare terkandung cucurbitacins. Diantara komposisi ini terdapat charantin yang merupakan suatu bahan primer dalam mengurangi regulasi gula darah.
Charantin membuat suatu reaksi penurunan gula darah (hipoglikemik). Pare juga mengandung suatu peptida yang menyerupai sifat insulin. Salah satunya polieptida p dan alkaloid. Kandungan lain dalam parepun turut serta dalam efek perubahan gula darah. Pare merupakan tanaman multi khasiat. Apalagi buah, batang sampai akarnya mengandung sejumlah senyawa zat yang bermanfaat bagi kesehatan.
Cara menurunkan kadar gula darah dengan pare yaitu:
Sediakan buah pare segar secukupnya. Lalu dicuci bersih dan direbus dalam air mendidih selama beberapa menit sampai terlihat layu dan matang. Selanjutnya, pare tersebut bisa dijadikan sebagai lalapan dan tentunya dapat menurunkan kadar gula darah.

0 komentar:
Posting Komentar